::: 20 สนทนา แพทย์-คนไข้ บนเตียงผ่าตัด , in indonesian
Dokter: Selamat pagi, Ibu. Apakah Anda sudah siap untuk operasinya?
(อรุณสวัสดิ์ค่ะ พร้อมสำหรับการผ่าตัดหรือยังครับ)
Selamat = good, congratulations (greeting particle)
pagi = morning
Ibu = Mrs., Ma’am (respectful term for women)
Apakah = question word (whether/if)
Anda = you (formal)
sudah = already, have
siap = ready, prepared
untuk = for
operasinya = the operation/surgery (with definite article)
Pasien: Iya, Dok. Saya sudah siap.
(ค่ะ หมอ หนูพร้อมแล้ว)
Iya = yes
Dok = Doc, Doctor (informal/shortened form of “Dokter”)
Saya = I
sudah = already, have
siap = ready, prepared
Dokter: Baik, kami akan mulai membersihkan area kelopak mata.
(เราจะเริ่มทำความสะอาดบริเวณเปลือกตานะครับ)
Baik = good, alright, okay
kami = we
akan = will, going to
mulai = start, begin
membersihkan = clean, cleanse
area = area
kelopak mata = eyelid (literally “eye lid”)
Dokter: Saya akan menyuntikkan anestesi lokal. Mungkin sedikit perih.
(เดี๋ยวหมอจะฉีดยาชา อาจจะเจ็บนิดหน่อยนะครับ)
Saya = I
akan = will/going to (future tense marker)
menyuntikkan = inject/give an injection
anestesi = anesthesia
lokal = local
Mungkin = maybe/perhaps
sedikit = a little/slightly
perih = sting/hurt/painful
Pasien: Oke, saya tahan.
(โอเคค่ะ หนูจะอดทนค่ะ)
Oke = okay (borrowed from English)
saya = I
tahan = endure/bear/withstand
Dokter: Apakah masih terasa sakit di area ini?
(ยังรู้สึกเจ็บตรงนี้อยู่ไหมครับ?)
Apakah = question word (is/does/do)
masih = still
terasa = feel/felt
sakit = pain/hurt
di = in/at
area = area
ini = this
Pasien: Tidak, sudah mati rasa.
(ไม่เจ็บแล้วค่ะ รู้สึกชาแล้ว)
Tidak = no/not
sudah = already/have
mati rasa = numb (literally “dead feeling”)
Dokter: Oke, kita mulai sayatan kecil di kelopak mata atas.
(เราจะเริ่มกรีดที่เปลือกตาบนนะครับ)
Dokter: Jangan khawatir, Anda tidak akan merasakan sakit.
(ไม่ต้องกังวลนะครับ คุณจะไม่รู้สึกเจ็บ)
Dokter: Kalau terasa tidak nyaman, tolong beri tahu saya.
(ถ้ารู้สึกไม่สบาย บอกหมอได้เลยนะครับ)
Pasien: Saya merasa sedikit tegang.
(หนูรู้สึกเกร็งนิดหน่อยค่ะ)
Dokter: Tarik napas pelan-pelan… dan hembuskan.
(หายใจเข้า ลึก ๆ… แล้วค่อย ๆ ผ่อนลมหายใจออกครับ)
Dokter: Semuanya berjalan lancar. Hasilnya akan bagus.
(ทุกอย่างเป็นไปได้ด้วยดีครับ ผลลัพธ์จะออกมาสวยครับ)
Dokter: Saya sedang menjahit bekas sayatan sekarang.
(หมอกำลังเย็บแผลอยู่นะครับ)
Pasien: Berapa lama lagi, Dok?
(อีกนานไหมคะ หมอ?)
Dokter: Sekitar 10 menit lagi, ya.
(ประมาณ 10 นาทีครับ)
Dokter: Sudah selesai. Kami akan bersihkan dan pasang plester kecil.
(เสร็จแล้วนะครับ เดี๋ยวเราจะทำความสะอาดแล้วติดพลาสเตอร์เล็ก ๆ ครับ)
Dokter: Bagaimana perasaannya sekarang?
(รู้สึกยังไงบ้างตอนนี้ครับ?)
Pasien: Saya merasa sedikit bengkak, tapi tidak sakit.
(หนูรู้สึกบวมนิดหน่อย แต่ไม่เจ็บค่ะ)
Dokter: Bagus sekali. Kami akan observasi sebentar sebelum Anda boleh pulang.
(ดีมากครับ เดี๋ยวขอดูอาการสักครู่ก่อนจะให้กลับบ้านครับ)
::: Berikut adalah 20 dialog berurutan dalam Bahasa Indonesia, lanjutan dari: “Kita akan mulai ya, saya suntikkan dulu obat bius lokalnya.”
1
Dokter: Kita akan mulai ya, saya suntikkan dulu obat bius lokalnya.
Kita = we
akan = will/going to (future tense marker)
mulai = start/begin
ya = yes/okay (confirmation particle)
saya = I/me
suntikkan = inject/give injection
dulu = first/beforehand
obat = medicine/drug
bius = anesthetic/numbing
lokalnya = local/the local one
Pasien: Baik dok, apakah akan sakit?
Baik = okay/good/alright
dok = doctor (informal abbreviation of “dokter”)
apakah = whether/if (question word)
akan = will/going to
sakit = hurt/painful/sick
Dokter: Hanya seperti digigit nyamuk sedikit, sebentar saja.
Hanya = only/just
seperti = like/as
digigit = bitten (passive form of “gigit” – bite)
nyamuk = mosquito
sedikit = a little/slightly
sebentar = briefly/for a moment
saja = only/just (emphasis particle)
2
Pasien: Saya agak gugup, dok.
Saya = I/me
agak = somewhat/rather/quite
gugup = nervous/anxious
dok = doctor (informal abbreviation of “dokter”)
Dokter: Itu wajar sekali, kita lakukan pelan-pelan ya.
Itu = that
wajar = natural/normal/reasonable
sekali = very/extremely (intensifier)
kita = we
lakukan = do/perform
pelan-pelan = slowly/gradually (reduplication for emphasis)
ya = okay/yes (confirmation particle)
3
Dokter: Sekarang saya bersihkan dulu area yang akan dikerjakan.
Pasien: Apakah saya akan melihat semua prosesnya?
Dokter: Kalau mau, kamu bisa tutup mata. Prosesnya cepat kok.
4
Dokter: Kamu akan mulai merasa sedikit kebas atau ada tekanan ya.
Pasien: Iya, saya merasa agak bengkak.
Dokter: Itu reaksi normal, sebentar lagi tidak terasa sama sekali.
5
Pasien: Saya takut jarum suntik, dok.
Dokter: Tenang saja, saya akan sangat hati-hati. Tarik napas dalam ya.
6
Dokter: Oke, suntikannya sudah selesai. Kita tunggu beberapa menit supaya efek biusnya maksimal.
Pasien: Baik, terima kasih, dok.
7
Dokter: Kamu masih merasa sakit di bagian ini?
Pasien: Di bagian sini masih agak terasa.
Dokter: Saya tambahkan sedikit lagi biusnya ya.
8
Pasien: Jantung saya berdetak cepat, dok.
Dokter: Itu normal. Obat bius kadang bisa mempercepat detak jantung sedikit.
9
Dokter: Sekarang kita mulai ya. Bagaimana rasanya?
Pasien: Sudah tidak terasa apa-apa, silakan dok.
10
Dokter: Kamu mungkin hanya akan merasa tekanan, tapi tidak sakit.
Pasien: Iya, hanya terasa ditekan, tapi tidak nyeri.
11
Pasien: Boleh saya mendengarkan musik?
Dokter: Tentu, itu bisa bantu kamu lebih rileks.
12
Dokter: Bagus sekali, kamu sangat tenang. Sisi ini hampir selesai.
Pasien: Oke, saya akan tetap diam.
13
Dokter: Kalau ada yang tidak nyaman, langsung bilang ya.
Pasien: Baik dok, saya akan bilang.
14
Pasien: Dok, boleh dibersihkan sedikit air matanya?
Dokter: Boleh, saya bersihkan pelan-pelan ya.
15
Dokter: Sekarang kita lanjut ke sisi satunya.
Pasien: Siap, dok.
16
Pasien: Obat biusnya masih bekerja kan?
Dokter: Masih, efeknya masih cukup lama.
17
Dokter: Tolong miringkan kepala sedikit ke arah saya.
Pasien: Seperti ini?
Dokter: Ya, pas sekali. Tahan posisi itu ya.
18
Dokter: Hampir selesai. Kamu hebat sekali, tenang dan kooperatif.
Pasien: Terima kasih, dok. Saya merasa lebih tenang sekarang.
19
Dokter: Sekarang bagian terakhir, saya jahit dan rapikan.
Pasien: Jahitnya akan terasa sakit?
Dokter: Tidak, masih dalam efek bius kok.
20
Dokter: Sudah selesai. Nanti saya jelaskan cara merawat lukanya di rumah.
Pasien: Terima kasih, dok. Ternyata tidak sesakit yang saya kira.
20 continuous dialogs patient and doctor of “หนังตาข้างขวาตกมากกว่าข้างซ้ายค่ะ รู้สึกเคืองตานิดๆ เหมือนหนังตามันกด”
1
Pasien: Dok, kelopak mata atas sebelah kanan saya lebih turun dibandingkan yang kiri.
Dok = doctor (informal/shortened form)
kelopak mata = eyelid (kelopak = lid, mata = eye)
atas = upper
sebelah = side
kanan = right
saya = my
lebih = more
turun = down/drooping
dibandingkan = compared to
yang = the one (that)
kiri = left
Dokter: Kapan pertama kali Anda menyadari hal ini?
2
Pasien: Beberapa bulan terakhir, kelihatan makin jelas.
Dokter: Apakah ada rasa sakit atau hanya rasa tidak nyaman?
3
Pasien: Tidak sakit, tapi rasanya agak mengganjal, seperti ditekan.
Dokter: Apakah itu memengaruhi penglihatan Anda?
4
Pasien: Kadang iya, terutama saat lelah. Kelopak terasa berat.
Dokter: Bisa jadi itu ptosis, yaitu kondisi kelopak mata turun karena ototnya melemah.
5
Pasien: Tapi kenapa cuma sebelah kanan yang turun?
Dokter: Ptosis bisa bersifat asimetris. Kadang hanya satu sisi yang lebih lemah.
6
Pasien: Saya juga merasa mata kanan lebih kering.
Dokter: Itu bisa terjadi kalau kelopak tidak menutup sempurna saat berkedip.
7
Pasien: Apakah kondisi ini akan semakin parah?
Dokter: Kemungkinan bisa, jadi sebaiknya diperiksa lebih lanjut sejak dini.
8
Pasien: Bisa disembuhkan, dok?
Dokter: Bisa. Pengobatan yang paling efektif biasanya dengan operasi kelopak mata atau penguatan otot.
9
Pasien: Kalau operasi, apakah bisa ditanggung oleh asuransi?
Dokter: Kalau sudah mengganggu penglihatan, biasanya bisa diajukan ke asuransi sebagai tindakan medis.
10
Pasien: Pemeriksaannya seperti apa saja, dok?
Dokter: Kita akan ukur posisi kelopak mata dan kekuatan otot pengangkat kelopak. Bisa juga cek lapang pandang jika perlu.
11
Pasien: Apakah bisa dilakukan sekarang?
Dokter: Bisa, kalau Anda bersedia membersihkan riasan mata terlebih dahulu.
12
Pasien: Oke, saya bersihkan dulu.
Dokter: Terima kasih. Itu akan membantu hasil pengukuran lebih akurat.
13
Dokter: Kelopak mata kanan Anda turun sekitar 2 mm dibandingkan yang kiri.
Pasien: Iya, saya juga merasa seperti itu saat bercermin.
14
Dokter: Fungsi ototnya sedikit lemah, tapi masih bisa bergerak.
Pasien: Jadi solusinya hanya operasi ya?
15
Dokter: Untuk hasil jangka panjang, ya. Ada alternatif non-bedah, tapi tidak seefektif operasi.
Pasien: Saya ingin solusi yang lebih permanen.
16
Dokter: Maka saya sarankan operasi blefaroplasti dengan penguatan otot levator.
Pasien: Berapa lama waktu pemulihannya?
17
Dokter: Sekitar 7–10 hari untuk bengkak mereda. Jahitan dilepas hari ke-5 sampai ke-7.
Pasien: Apakah nanti kedua kelopak mata akan disesuaikan?
18
Dokter: Ya, saya akan membuat keduanya simetris.
Pasien: Operasinya pakai bius total?
19
Dokter: Tidak, cukup bius lokal dan sedikit sedasi agar tetap nyaman.
Pasien: Baik dok, saya ingin lanjut. Bisa dijadwalkan konsultasi dan operasinya?
20
Dokter: Tentu. Kita akan jadwalkan konsultasi pra-operasi, lalu pilih tanggal operasi yang sesuai.
Pasien: Terima kasih, Dok. Saya jadi lebih tenang sekarang.
